Warga Minta Perbaikan Jalan dan Pembuatan Drainase – Berita Kota Kendari
Beranda

Warga Minta Perbaikan Jalan dan Pembuatan Drainase

Puluhan warga saat reses anggota DPRD Kota Kendari, Samsudin Rahim, Rabu (25/02). (Foto:Rull/BKK)

Puluhan warga saat reses anggota DPRD Kota Kendari, Samsudin Rahim, Rabu (25/02). (Foto:Rull/BKK)

KENDARI, BKK – Masyarakat yang menghadiri reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Samsudin Rahim, di Lorong Sepakat, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, meminta perbaikan jalan dan pembuatan drainase.

“Kami hanya meminta perbaikan jalan dan pembuatan drainase di setiap lorong yang ada di Kelurahan Mataiwoi ini. Soalnya, kalau hujan turun, daerah ini terendam air. Jalan yang ada di sini juga sudah banyak berlubang sehingga membuat pengendara kurang nyaman dan kendaraan kami bisa cepat rusak,” pinta seorang warga, Diana, saat agenda reses berlangsung, Rabu (25/2).

Selain masalah jalan dan drainase, masyarakat juga membutukan bantuan sumur bor dan tempat pembuangan sampah. Untuk wilayah ini kebutuhan air bersih juga memprihatinkan, sebab air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kadang tidak mengalir.

“Kami juga mengharapakan bantuan sumur bor di RT 09 dan RT 10. Atau memaksimalkan distribusi air PDAM supaya bisa mengalir setiap saat. Masalah persampahan juga cukup meresahkan masyarakat sini, karena tidak tersedianya tempat pembuangan sampah, sementara yang sudah ada terlalu jauh dari pemukiman warga,” tambah Jabir, peserta reses lainnya.

Sementara itu, Riski, juga mengusulkan kepada politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini apabila nanti perbaikan jalan alangkah lebih baiknya apabila jalannya juga dibuat lebar sebab kondisi jalan saat ini terbilang sempit karena hanya bisa dilewati satu mobil saja.

“Kalau nanti dalam perbaikan jalan, alangkah lebih baiknya kalau lebar jalannya ditambah sehingga mampu dilewati kendaraan roda empat dan roda dua, kondisi saat ini kalau mobil masuk, motor tidak bisa melewatinya,” terangnya.

Menanggapi sejumlah keluhan masyarakat, Samsudin Rahim, mengatakan, hanya ada dua kebutuhan yang bisa dibawah untuk diperjuangkan pada pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016, karena masih ada agenda reses di kelurahan lain lagi yang mesti diperjuangkan.

“Untuk Kelurahan Mataiwoi hanya ada dua yang bisa diserap untuk saya perjuangkan di pembasahan APBD, yaitu masalah perbaikan jalan dan pembuatan drainese. Ini hanya untuk kelurahan ini saja, sebab kalau terlalu banyak juga jangan sampai masyarakat berharap tetapi pada akhirnya mereka kecewa karena apa yang diusulkan tidak bisa terealisasi,” jelasnya.

Kata Samsuddin, untuk bantuan pembuatan sumur bor, bak sampah, dan masalah listrik tetap akan diupayakan, tetapi ini diluar janji sebab dalam setiap pengusulan yang akan diperjuangkan untuk pembahasan APBD 2016 ada batasan pengusulan juga. Selain itu dari setiap anggota DPRD Kota Kendari yang lain juga akan membawa hasil serapan keluhan di tiap daerah pemilihannya.

“Beberapa keluhan di luar perbaikan jalan dan pembuatan darinase tetap akan upayakn namun bukan janji sebab ada keterbatasan juga dari kami DPRD untuk menampung aspirasi masyarakat yang akan kami perjuangkan. Lagian untuk dapil saya ada tujuh anggota DPRD yang lolos, jadi kemungkinan teman-teman DPRD lain yang akan memperjuangkan keluahan tersebut,” tutupnya. (p5/b/jie)

To Top