Kebakaran di BTN Baruga Permai, Satu Rumah Terbakar – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Kebakaran di BTN Baruga Permai, Satu Rumah Terbakar

# Korban Curiga Rumahnya Dibakar

KENDARI, BKK – Kebakaran terjadi siang bolong, Kamis (26/2) sekitar pukul 12.00 Wita, di Kelurahan Baruga Kecamatan Baruga Kota Kendari. Api berkobar di sebuah perumahan, BTN Baruga Permai, melahap sebuah rumah.

Meski seluruh isi rumah ludes dilahap sijago merah tetapi tidak ada korban jiwa, namun diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Seluruh isi rumah tidak ada yang diselamatkan karena kobaran api begitu cepat melahap isi rumah.

Bukan hanya itu, api juga sempat merembet pada rumah di sampingnya. Untung, lima unit mobil Pemedam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari yang dikerahkan d ilapangan berhasil menjinakkan api, sehingga yang terbakar hanya sebagian atapnya saja.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Baruga Ajun Komisaris Polisi (AKP) Agung Basuki SIK menerangkan, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran

“Penyebab kebakaran masih kita selidiki,” singkat mantan Kasatreskrim Polres Kendari ini.

Pemilik rumah yang ludes terbakar, Lilis (28) menuturkan, dirinya baru saja meninggalkan rumah sekitar pukul 11.30 Wita. Namun, ia kaget saat pulang melihat rumahnya sudah terbakar.

“Sebelum saya keluar semua aliran listrik saya cabut, dan kompor saya cek tidak menyala. Kebisaanku selama ini sebelum keluar saya cabut memang aliran listrik, saya selalu cek kompor yang ada didapur,” tuturnya dengan nada sedih.

Walaupun sedih dengan musibah itu, namun dia masih merasa bersyukur karena dirinya, anak, dan suaminya tidak menjadi korban. Selama ini, kata dia, ia sering meninggalkan anaknya bermain dalam rumah.

Jika didengar dari hasil percakapan dengan keluarganya melalui telepon selulernya saat di tempat kejadian perkara (TKP), sebelumnya Lilis bermasalah dengan seorang. Sehingga, ia curiga orang tersebutlah yang membakar rumahnya.

“Saya tauji, saya tidak ampuni (itu orang, red),” ujarnya sambil menangis.

Sementara, tetangga Lilis yang diketahui bernama Nurlela (44) mengatakan, dirinya melihat api sudah begitu besar. Saat itu pula ia langsung menginformasikan kepada warga lainnya dan berusaha menghubungi Damkar.

Hampir senada dengan Nurlela, Asriani (34) yang rumahnya tepat berada di belakang rumah yang terbakar mengatakan, kala rumah tetangganya itu terbakar, dirinya sedang menyuap makan anaknya. Tiba-tiba ia mencium bau asap dan bau gas, setelah ia keluar ternyata melihat rumah milik Lilis sudah terbakar.

“Saya masih kasih makan anaku, tiba-tiba saya cium bau asap dan bau gas. Ternyata rumahnya sudah terbakar,” ujarnya. (cr2/a/iis)

To Top