Headline

Menteri Yohana Kunjungi Kendari

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (5) Ketgam : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, didampingi Wali kota Kendari, Asrun, saat mengujungi Taman Pengajian Alquran (TPA)di kawasan PKL. (Foto:Wiwid/BKK)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (5)
Ketgam : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, didampingi Wali kota Kendari, Asrun, saat mengujungi Taman Pengajian Alquran (TPA)di kawasan PKL. (Foto:Wiwid/BKK)

KENDARI, BKK – Menteri Pemberdayaan Perempun dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, Rabu (25/02), berkunjung ke Kota Kendari.

Menteri Yohana menyempatkan diri melihat langsung Taman Pengajian Alquran (TPA) di Kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kelurahan Tobuha.

Pada Kamis (26/2) hari ini, menteri akan kembali mengunjungi perkampungan mandiri energi, yang berada di tempat pembuangan akhir sampah (TPA) Puuwatu.

Rombongan menteri, dijadwalkan akan mendatangi kampung mandiri energi pada pukul 08.00 hingga 09.30 dan kemudian akan dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa sekolah ramah anak yang berada di Kota Kendari.

“Dan besok (hari ini-red) beliau akan mengunjungi beberapa titik lagi, ditempat-tempat khusus yang disiapkan untuk mendorong kota kendari ini bisa menjadi lota layak anak, termasuk mengunjungi kampung mandiri energi yang kita punya,” ungkap Wali Kota Kendari, Asrun, kepada sejumlah awak media, Rabu (25/2).

Hal ini juga dibenarkan oleh, Kepala bagian (Kabag) Humas, Pemerintah kota (Pemkot) Kendari, Trikora Irianto. Dirinya menerangkan, kunjungan menteri memang sudah diagendakan dan dijadwalkan.”Ya benar, besok (hari ini- red) menteri akan ke kampung mandiri energi,” jelasnya singkat.

Dirinya juga mengungkapkan, menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak RI, merasa tertarik untuk segera mengunjungi kampung mandiri energi sekaligus TPA Puuwatu, setelah sedikit berbincang dengan wali kota.

“Beliau antusias untuk segera mengunjungi tempat-tempat itu, setelah berbincang dengan pak wali. Yang membuatnya sangat tertarik, adalah pengelolaan limbah sampah menjadi tenaga terbaharukan atau gas metan,” terangnya.

Bahkan menteri pertama perempuan dari Papua itu mengatakan, agar daerah asalnya, yaitu Papua bisa belajar di Kendari soal pengaturan wilayah dan pengelolaan sampah menjadi gas metan. (p8/d/jie)

To Top