KPU Wakatobi Siap Gelar Pilkada Desember 2015 – Berita Kota Kendari
Bisnis & Ekonomi

KPU Wakatobi Siap Gelar Pilkada Desember 2015

Wangi-Wangi, BKK – Meskipun masa jabatan Ir. Hugua dan H. Arhawi, SE sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi baru akan berakhir pada 28 Juni 2016 mendatang, namun daerah ini sudah diharuskan menggelar Pilkada pada Bulan desember 2015 mendatang.

Penyelenggaraan Pilkada Wakatobi yang sedikit lebih cepat dari jadwal yang seharusnya tersebut merupakan imbas dari hasil revisi UU Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Dalam revisi tesebut terdapat 13 point yang disepakati oleh DPR-RI dan ditetapkan pada sidang paripurna 17 Februari lalu. Salah satunya adalah penetapan jadwal pelaksaan Pilkada serentak, dimana untuk kabupaten yang akhir masa jabatan bupatinya pada 2015 ini dan semester pertama tahun 2016 maka pelaksanaan Pilkadanya digelar secara serentak pada bulan Desember 2015.

Dengan ditetapkannya aturan tersebut, praktis hanya tersisa 10 bulan waktu yang dapat digunakan oleh Komisi Pilihan Umum Daerah (KPUD) Wakatobi untuk menyelenggarakan berbagai persiapan. Ketua KPU Wakatobi La Ode Suryono yang dikonfirmasi di ruang kerjannya Rabu (18/2) membenarkan adanya aturan tersebut dan penyelenggaraan Pilkada Wakatobi akan digelar pada Bulan Desember tahun ini.

Meskipun waktu yang tersisa tinggal 10 bulan namun pihaknya optimis akan mampu merampungkan berbagai tahapan dan siap untuk menyelenggarakan pemilihan bupati dan wakil bupati pada Bulan Desember tahun ini.

“Agar penyelenggaraan Pilkada nanti berjalan sukses maka kami akan selalu melakukan koordinasi dengan KPU provinsi dan KPU pusat. Tahapan yang kami lakukan saat ini adalah melakukan kalkulasi besaran anggaran yang akan dibutuhkan,” katanya.

Mengenai kebutuhan anggaran pihak KPU telah melakukan koordinasi dengan Pemda Wakatobi dan Pemda telah bersedia menyisipkan anggaran pada APBD perubahan, namun untuk besaran dana yang akan dibutuhkan La Ode Suryono belum bisa memastikannya karena masih dalam proses penyusunan proposal. Hanya saja ini memastikan jika anggaran yang akan digunakan pada Pilkada kali ini akan lebih rendah dari total anggaran Pilkada tahun 2012 lalu.

“Anggaran Pilkada sebelumnya mencapai Rp 11 milyar lebih, dan ada kemungkinan angka ini turun karena adanya kebijakan efisinsi dengan pemangkasan sejumlah tahapan. Salah satunya adalah penyelenggaraan Pilkada yang hanya satu putaran saja,” tutupnya. (k5/b/lex)

To Top