Lingkar Sultra

Mahasiswa Kupu-Kupu atau Kura-Kura?

Pilih jadi mahasiswa kupu-kupu atau mahasiswa kura-kura? (Foto: shutterstock)

Pilih jadi mahasiswa kupu-kupu atau mahasiswa kura-kura? (Foto: shutterstock)

JAKARTA, BKK – Di kampus, kita bisa bertemu teman yang selalu kuliah dengan rajin dan punya nilai bagus. Usai kuliah, si teman selalu langsung pulang untuk belajar agar lulus dengan nilai memuaskan. Tetapi, banyak juga teman yang rajin kuliah dan sibuk dengan segudang kegiatan ekstrakurikuler selesai kuliah. Si teman ini juga ternyata mampu meraih nilai bagus, bahkan lulus cumlaude.

Dua kelompok mahasiswa ini kita kenal sebagai mahasiswa kupu-kupu alias kuliah pulang-kuliah pulang dan mahasiswa kura-kura atau kuliah rapat-kuliah rapat di berbagai organisasi kampus. Tidak ada pilihan yang salah, semua disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan mahasiswa itu sendiri.

Mahasiswa kupu-kupu bisa fokus belajar tanpa dipusingkan berbagai kewajiban ekstrakurikuler. Nilai IPK bisa dipastikan selalu baik karena konsentrasi belajar kita penuh.

Sementara menjadi mahasiswa kura-kura memberi kita banyak kesempatan belajar berorganisasi dan bekerja dengan orang lain. Pengalaman ini umumnya sangat terpakai ketika mulai memasuki dunia kerja.

Meski demikian, perusahaan sendiri tidak mematok satu tipe mahasiswa tertentu sebagai calon karyawan mereka. Ada perusahaan yang menganggap, tipe mahasiswa kupu-kupu cocok mengisi posisi kerja yang butuh ketelitian, sedangkan tipe mahasiswa kura-kura dipasang di posisi kerja yang lebih dinamis.

Mulai hari ini, Kampus Okezone akan menyajikan berbagai kisah mahasiswa kupu-kupu dan mahasiswa kura-kura. Cerita mereka bisa memberi gambaran tipe apa yang tepat untukmu. (bs)

To Top