Beranda

Pasien Sebatang Kara Itu Meninggal

Vivi Fatmaway Ali, salah seorang dermawan yang membantu penyembuhan almarhumah ibu Baria berziarah ke makam Baria. (foto:ist)

Vivi Fatmaway Ali, salah seorang dermawan yang membantu penyembuhan almarhumah ibu Baria berziarah ke makam Baria. (foto:ist)

KENDARI, BKK – Masih ingatkah dengan Ibu Baria, sosok wanita tua malang yang hidup sebatang kara dan menderita lumpuh akibat penyakit stroke yang dideritanya. Setelah sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Abunawas Kendari selama 18 hari, ibu malang itu menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (14/2) dini hari pukul 01.00.

Direktur RS Abunawas Kendari, Asridah Mukaddim, saat dikonfirmasi hal ini membenarkan, Ibu Baria meninggal akibat penyakit yang dideritanya. “Pihak rumah sakit sudah mengerahkan segala kemampuanya untuk menangani ibu ini, namun karena penyakitnya yang sudah komplikasi membuat kesehatanya semakin turun, dan pada pukul 01.00 dini hari meninggal dunia,” jelasnya, Sabtu(14/2).

Asridah juga menerangkan, selama di rumah sakit, Ibu Baria dirawat diruang khusus di ruang Asoka, Kamar 2. “Sempat beberapa kali dipindah ke ruang ICU, karena kondisinya kesehatanya menurun. Menurut dokter yang menanganinya, penyakitnya memang karena stroke yang mengakibatkan separuh tubuhnya tidak berfungsi,” tambahnya.

“Kami sudah berusaha yang terbaik, karena ini merupakan pasien khusus dan tidak punya keluarga. Seluruh biaya pengobatanya ditanggung BPJS Kesehatan,” katanya.

Almarhumah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum ( TPU) Punggolaka setelah melalui prosesi jenazah secara muslim yang difasilitasi Dinas Sosial Kendari dan beberapa pihak terkait.

Vivi Fatmawaty Ali, salah seorang dermawan yang membantu penyembuhan ibu Baria dari awal, kepada wartawan media ini mengungkapkan, telah ikhlas atas meninggalnya ibu tersebut. “Keinginan kami semua jelas, ibu Baria bisa sembuh dan dapat dipertemukan dengan keluarganya. Namun takdir berkehendak lain, saya ingin mengucapkan terimakasih atas kerja sama semua pihak yang mau mengurus ibu Baria,” jelasnya singkat. (p8/c/jie)

To Top