Bupati Konsel Belum Berpotensi Jadi Tersangka, Anaknya Masih Dikaji – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Bupati Konsel Belum Berpotensi Jadi Tersangka, Anaknya Masih Dikaji

H. Imran

H. Imran

#Kasus Dugaan Korupsi Perusda tahun 2012

KENDARI, BKK – Setelah melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Konawe Selatan (Konsel) H Imran dan Siska Karina yang juga anak si Bupati, penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk sementara belum menemukan keterlibatan bupati dua periode itu.

“Untuk potensi jadi tersangka (bupati, red) belum ada,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sultra, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sunarto, beberapa hari lalu. Sementara sang Anak, meskipun penyidik telah menyita uang sebesar Rp 75 juta dari rekening Siska yang ditransfer oleh Direktur Perusahaan Daerah(Perusda) Konsel Doner SH, namun penydik masih harus mengkaji keterlibatan wanita ini.

“Dan, untuk Siska masih dikaji dan akan dilakukan gelar perkara,” jelas Sunarto. Penyidik memeriksa Siska pada Kamis (5/2) lalu, mulai sekitar pukul 15.00 Wita dan berakhir pada pukul 16.40 Wita.

Ia dicecar sebanyak 16 pertanyaan. Imran sendiri diperiksa selama 2,5 jam di Polres Konsel pada Senin (9/2). Ia dicecar sebanyak 20 pertanyaan. Ayah dan anak itu diperiksa sebgai saksi dalam penyidikan kasus dugaan tipikor sekitar tahun 2012 di Perusahaan Daerah (Perusda) Konsel.

Kassus yang diduga melibatkan Dirut Perusda Konsel Doner SH. Diberitakan, kasus ini mulai dilidik polisi sekitar September 2014 lalu. Dalam perjalanannya, penyidik telah memeriksa sekitar 17 orang saksi.

Di antaranya, Bupati Konsel, mantan direktur Perusda, bendahara Perusda, Direktur Perusda, dan Siska Karina. Dugaan penyalahgunaan anggaran dimulai sejak 2012 hingga Agustus 2014.

Dugaan kerugian negara dalam perkiraan sementara sekitar Rp 11 miliar, yang dipertanggungjawabkan secara fiktif. Melihat besarnya dugaan kerugian negara tersebut, selain menjerat tersangka dengan dengan Undang-Undang Tipikor, tidak menutup kemungkinan penyidik akan menjerat tersangka dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU).(cr2/c/iis)

To Top