Headline

Baharuddin Beber Keberhasilannya kepada Mahasiswa

 Bupati Muna dr H LM Baharuddin MKes menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian asrama mahasiswa Kabupaten Muna di Jl Orinunggu Kel Kambu Kendari.

Bupati Muna dr H LM Baharuddin MKes menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian asrama mahasiswa Kabupaten Muna di Jl Orinunggu Kel Kambu Kendari.

* Resmikan Asrama Mahasiswa Muna di Kendari

KENDARI, BKK – Bupati Muna dr H LM Baharuddin MKes meresmikan gedung asrama mahasiswa Kabupaten Muna yang dibangun di samping kawasan perumahan dosen Universitas Halu Oleo (UHO) di Jl Orininggu Kelurahan Kambu, Kendari, Sabtu (14/2).

Asrama mahasiswa yang akan ditempati mahasiswa asal Kabupaten Muna tersebut merupakan pengganti asrama mahasiswa yang pernah dibangun di era Bupati Maola Daud yang saat ini telah digusur karena lokasinya digunakan untuk pembangunan kampus fakultas kedokteran.

Acara peresmian yang dihadiri ratusan mahasiswa asal Kabupaten Muna itu dimanfaatkan Bupati Muna untuk memberberkan sejumlah keberhasilan pembangunan di era pemerintahannya, dan juga memotivasi mahasiswa agar selalu mengembangkan diri dan prestasi.

Baharuddin menyatakan, pembangunan asrama mahasiswa ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam pembangunan pendidikan, khususnya penyediaan sarana pendukung pendidikan bagi kalangan mahasiswa.

“Kami memiliki perhatian yang cukup besar terhadap pendidikan, karena kemajuan suatu daerah akan sangat ditentukan dari kualitas sumber daya manusianya. Makanya kami segera mengalokasikan anggaran untuk rehab asrama mahasiswa ini agar segera dimanfaatkan,” kata Baharuddin.

Baharuddin menyebutkan beberapa keberhasilan pembangunan di era pemerintahannya diantaranya, peningkatan APBD yang sangat signifikan, yakni dari sekitar Rp 174 miliar pada 2010 menjadi sekitar 1,2 triliun pada 2015.

Peningkatan APBD ini diikuti dengan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari hanya Rp 14 miliar pada awal pemerintahannya hingga terus meningkat pada setiap tahunnya sehingga menyentuh angka Rp 41 miiar pada 2014. “Jadi kita balik angkanya dari 14 menjadi 41.

Dengan peningkatan PAD dan APBD ini maka proses penganggaran pembangunan terus juga meningkat, apalagi pada awal-awal pemerintahan kita menyelesaikan beberapa anggaran kepada pihak ketiga, termasuk kepada daerah pemekaran,” katanya.

Dengan peningkatan anggaran tersebut, kata Baharuddin secara signifikan ikut meningkatkan parameter pembangunan seperti penurunan angka kemiskinan dari sekitar 20 persen di awal pemerintahan, tinggal menjadi sekitar 12 persen pada 2014.

Lalu pertumbuhan ekonomi juga meningkat dari 6,3 persen pada 2010 menjadi 7,2 persen pada 2014 lalu. Keberhasilan lain yang dicapai pemerintahan era Baharuddin adalah dilihat Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) berdasarkan penilaian dari Kemendagri, dimana pada 2010 lalu, secara nasional Kabupaten Muna berada di urutan 329 pada 2011 naik hingga diurutan 107 secara nasional, bahkan yang terbaik di Sultra.

Sebagai kepala daerah yang berlatarbelakang kesehatan, Baharuddin sangat berhasil membangun di sektor kesehatan hingga ke desa-desa, sehingga Baharuddin dianugerahi APDESI Award pada 2011 lalu dan penghargaan dari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal pada 2014 lalu atas keberhasilannya membangun desa sehat.

Keberhasilan Baharuddin juga tentu dicapai dalam sektor infrastruktur, yakni pembangunan jalan-jalan pedesaan dan jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Muna, serta membangun gedung-gedung pendidikan, seperti pembangunan RKB di SMA Negeri 1 Raha.

Baharuddin menambahkan, beberapa program yang sedang berjalan dan akan segera dilaksanakan di 2015 ini diantaranya, pembangunan pelabuhan feri di Maligano, yang nantinya akan membuka akses transportasi antara Kota Raha dan sebagian wilayah Muna Timur dan Buton Utara.

“Insya Allah dalam 2015 ini sudah akan ada kala feri yang akan melayani rute Raha – Maligano dengan menggunakan pelabuhan yang kita sudah bangun. Selain itu kita juga akan membangun pelabuhan feri di Pure, sehingga akan akses dan mobilitas akan semakin meningkat,” kata mantan Kadis Kesehatan Muna ini.

Pada 2015 ini Pemkab Muna juga segera membangun jalan dua jalur dari Mantobua hingga Wakuru, sehingga medan yang tadinya bergunung-gunung akan diperlebar dan diratakan. “Insya Allah kita sudah punya alat untuk mencatting gunung agar tidak terlalu berliku dan pendakian,” ujarnya. Selain itu tambah Baharuddin, Pemkab Muna juga akan membangun jalan dua jalur mulai dari Komba-komba, Lasehao hingga menuju ke Kota Muna.

“Jadi kita ingin membangun jalur jalan besar yang membelah pulau Muna sebagai persiapan untuk pengembangan jika ke depan Kota Raha akan mekar,” kata mantan aktivis HMI di Makassar ini.

Pada kesempatan itu Baharuddin juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor UHO atas kerjasamanya dalam pembangunan sektor pendidikan dan pembinaan kemahasiswaan yang selama ini terjalin baik antara Pemkab Muna dan UHO.

“Saya harap adik-adik mahasiswa agar terus meningkatkan prestasinya, jaga citra dan nama baik daerah kita, jangan rusaki prestasi yang anda telah buat dengan hal-hal yang kurang baik,” ujarnya.

Kegiatan persemian itu ikut dihadiri Wakil Rektor III (Bidang Kemahasiswaan) Dr La Ode Ngkoimani MSi mewakili Rektor UHO, La Dupai MSi. Sejumlah pejabat dari Pemkab Muna juga ikut hadir diantaranya Sekda Nurdin Pamone SH, Kepala Bappeda H Syahrir, Kadis Nakertransos La Ode Syaifuddin Teeno SP, Dirut PDAM Purnama Ramdhan SPd dan sejumlah pejabat lainnya. (lex)

To Top