Walhi Tuding Pemkot Tak Serius Tangani Banjir – Berita Kota Kendari
Beranda

Walhi Tuding Pemkot Tak Serius Tangani Banjir

*Kisran: Urus Dulu Kendari, Pilgub Itu Masih Lama.

KENDARI, BKK – Hujan yang mengguyur Kota Kendari dalam beberapa hari ini, membuat ruas-ruas jalan dan pemukiman di sebagian wilayah Kota Kendari terendam banjir.

Hal ini mengundang reaksi berbagai pihak, diantaranya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sultra.

“Sepertinya Pemkot Kendari memang tidak serius menangani banjir. Sebenarnya banjir dasyat sudah pernah terjadi pada tahun 2013 lalu yang merendam hampir seluruh wilayah di Kendari hingga menimbulkan korban. Saya kira pemkot akan belajar dari pengalaman itu, namun nyatanya tidak,” jelas Direktur Walhi Sultra, Kisran Makati, Rabu (11/2).

Dirinya juga mengatakan, banjir yang terjadi di Kota Kendari dalam beberapa hari ini diakibatkan karena berbagai persoalan serius yang sampai saat ini belum tertangani dengan matang oleh Pemkot.

“Masalah yang sangat jelas kita bisa lihat dari sedimentasi pada saluran-saluran air yang sangat parah, kemudian pendangkalan sungai juga terjadi sangat parah. Hal ini sudah berlangsung lama, namun tidak ada penanganan serius,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, banjir terjadi karena sudah mulai berkurangnya daerah resapan-resapan air dan penampungan air yang sudah ditutup karena aktivitas pembangunan.

“Pemerintah saat ini hanya mementingan kepentingan sebagian pihak, sehingga kepentingan masyarakat diabaikan. Daerah resapan air itu sangat penting, kalau tertutup dengan bangunan-bangunan yang ada, bisa jadi Kendari bisa sama seperti Jakarta yang setiap tahun kena banjir,” tegasnya.

Karena itu, Kisran berharap agar Wali Kota Kendari lebih serius mengatasi masalah klasik satu ini. Jangan dulu mengalihkan perhatian dengan melakukan roadshow atau tebar pesona ke daerah-daerah untuk kepentingan politik.

“Urus dulu Kendari lah..!! Jangan dulu sibuk urus Pilgub. Masih tiga tahun lagi. Masih lama hae,” ketusnya tersenyum.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Kendari, Ir Rusnani, saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Rabu (11/2) mengatakan, terjadinya banjir di Kota Kendari memang karena tingginya sedimentasi yang terjadi pada saluran air yang diakibatkan karena tumpukan sampah, akibat aktivitas pembuangan sampah warga.

“Jadi jangan hanya pemerintah saja yang disalahkan, masyarakat juga harus sadar dengan kebersihan lingkungan sekitar. Menjaga kebersihan lingkungan kan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tapi seluruh masyarakat kota,” katanya.

Untuk itu, Rusnani mengimbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya dan saling menjaga kebersihan lingkungan secara bersama. (p8/c/jie)

To Top