Sultra Bisa Menjadi Tuan Rumah HPN – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Sultra Bisa Menjadi Tuan Rumah HPN

Karo Humas dan PDE Prov Sultra, Kusnadi berbincang dengan pengurus PWI Cabang Sultra di bandara Soeta usai menghadiri HPN tahun 2015 di Batam, Kepri. (foto: armin/bkk)

Karo Humas dan PDE Prov Sultra, Kusnadi berbincang dengan pengurus PWI Cabang Sultra di bandara Soeta usai menghadiri HPN tahun 2015 di Batam, Kepri. (foto: armin/bkk)

BATAM, BKK – Sulawesi Tenggara dinilai mampu menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) yang dilaksanakan setiap 9 Februari. “Saya kira Sultra bisa menjadi tuan rumah HPN,” kata Kepala Biro (Karo) Humas dan Pusat Data Informasi Elektronik (PDE) Pemprov Sultra, Drs H Kusnadi usai menghadiri HPN di Batam, Kepulauan Riau.

Menurut mantan Ketua PWI Cabang Sultra ini, memang disadari sejak dilaksanakan HPN, Sultra belum pernah sekalipun menjadi tuan rumah. Karena itu, dia akan mencari tahu berapa dana besaran dana yang digunakan ketika dilaksanakan kegiatan pers nasional. Kalau untuk fasilitas seperti hotel dan lainnya, Sultra dengan potensi yang dimilikinya sudah mampu menggelar kegiatan pers yang selalu dihadiri presiden dan diikuti wartawan senior seluruh Indonesia.

“Saya mau cari tahu berapa dana yang dihabiskan dalam pelaksanaan HPN. Saya kira dananya mencapai puluhan miliar,” kata Kusnadi.

Ditempat sama, sekretaris DKD PWI Cabang Sultra, Azis Senong menyambut baik pernyataan Karo Humas Provinsi Sultra. Dia berharap rencana untuk menjadikan Sultra sebagai tuan rumah HPN akan terwujud, sebab jika HPN dilaksanakan di Sultra, dapat mendorong kemajuan Sultra dibidang pariwisata dan lainnya, sebab yang hadir pada HPN bukan hanya pengurus PWI Pusat dan para wartawannya, tapi dihadiri oleh semua wartawan di Indonesia yang memiliki media masing-masing di daerahnya.

“HPN juga menjadi ajang promosi daerah, sebab diliput oleh media yang ada di seluruh Indonesia,” kata wartawan Antara ini.

Ketingalan Pesawat
Penumpang pesawat Lion air dari Batam tujuan Kendari dan tujuan Palu ketinggalan pesawat ketika tiba di Bandara internasional Soekarno-Hatta, Selasa (10/2).

Tertinggalnya penumpang lion air dari Batam menuju Jakarta disebabkan pesawat latih cesna jenis 162 tergelincir dan terbakar di bandara Hang Nadim Batam. Akibat insiden ini, sejumlah penerbangan tertunda.

Seperti halnya rombongan PWI cabang Sultra yang dipimpin oleh wakil ketua bidang kesejahteraan Zakariah Sidik, bersama sekretaris DKD PWI Sultra Abdul Azis Senong, ketua PWI perwakilan Kolaka, Sabaruddin T Pauluh, sekretaris PWI Kolaka Armin Arsyad, bendahara PWI Kolaka Hasri Larukka dan Anggota PWI Kolaka Philipz Nazareth sesuai jadwal berangkat pukul 11.50 wib, namun karena insiden tersebut terpaksa baru terbang pada pukul 14.10 wib. dan tiba di bandara Soeta pukul 16.00 wib.

“Pesawat tujuan Kendari sudah terbang pukul 15.30 wib tadi Pak,” kata salah seorang staf lion air.

Dengan berangkatnya pesawat tujuan Kendari maupun Palu, pihak lion air menginapkan penumpang dan akan memberangkatkan ke tujuan masing-masing, seperti halnya pesawat Jakarta-Kendari pada hari Rabu (11/2), pukul 05.30 wib.

“Sebenarnya kami dirugikan karena keberangkatan kami tertunda. Seharusnya paling tidak jam 7 malam itu sudah tiba di bandara Haluoleo Kendari. Tapi sudahlah kita harus terima, karena adanya insiden di bandara Batam. Semua diluar kehendak kita,” kata om Jack panggilan akrab Zakariah Sidik. (k4/b/lex)

To Top