Minim Komputer, SMAN 1 Kendari Batal UN Online – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Minim Komputer, SMAN 1 Kendari Batal UN Online

KENDARI, BKK – Setelah melakukan peninjauan lebih lanjut, SMAN 1 Kendari menyatakan mundur sebagai sekolah piloting program Ujian Nasional (UN) online.

Pihak sekolah menyatakan ketidaksiapan dari segi sarana dan prasarana. Keputusan tersebut telah dikonsultasikan kepada dinas terkait dan sepakat untuk membatalkan pelaksanaan UN online di SMA eks RSBI tersebut.

Kepala SMAN 1 kendari, Drs H Muhammad Ali mengatakan, fasilitas komputer di sekolah tersebut masih belum memadai untuk dilakukan UN online. Kata dia, untuk menyukseskan UN tersebut sekurang-kurangnya sekolah membutuhkan 120 unit komputer, sementara di sekolah tersebut hanya memiliki 20 unit yang layak pakai.

Lanjut Ali, jika dalam waktu dekat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan siap memberikan bantuan berupa unit komputer, bisa saja pihaknya mau melakukan program tersebut.

Menurut dia, meskipun siswa-siswinya telah siap menerapkan UN online, namun fasilitas masih kurang sehingga terlalu berisiko jika tetap dipaksakan. “Kami terus berkonsultasi terhadap Dikbud kota dan provinsi melalui operator sekolah terkait pembatalan ini. Kami akan menyurat selambat-lambatnya besok (Kamis, 12/02) agar pembatalan ini dapat diitindak lanjuti ke pusat,” katanya.

Dari pada terjadi kontok-gontokan dalam pelaksanaannya, tambah Ali, lebih baik ditangguhkan dulu di tahun ini. Bukan karena tidak sanggup, hanya saja lebih baik mempersiapkan lebih matang lagi untuk pelaksanaannya di tahun mendatang.

Operator komputer sekolah, Ahmat Sita, mengungkapkan, dirinya telah bertemu dengan Kadis terkait pembatalan ini.

“Setelah kami konsultasikan dengan Pak Kadis terkait kurangnya sarana di sekolah, pak kadis juga tidak dapat berbuat banyak sehingga diputuskan untuk dibatalkan saja. Tetapi belum resmi batal sebelum ada surat dari pusat terkait pembatalan ini,” terangnya.

Saat dikonfirmasi di ruangannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, Makmur SPd MPd, membenarkan pembatalan tersebut. Pihak sekolah, tutur dia, telah datang mengkonfirmasi terkait ketidaklayakan sarana di sekolah tersebut.

Makmur mengungkapkan, dirinya telah menginstruksikan kepada ketua panitia UN Kota Kendari untuk menyurat ke Kemeterian Pendidikan danKebudayaan perihal pembatalan ini. (p9/b/jie)

To Top