Kendari Siap Hadapi UN Online – Berita Kota Kendari
Beranda

Kendari Siap Hadapi UN Online

KENDARI, BKK – Dua sekolah di Kota Kendari akan menerapkan Ujian Nasional (UN) dengan sistem Computer Based Test (CBT) atau sistem online.

Dua sekolah piloting itu adalah SMP 1 Kendari yang peserta UN-nya mencapai 257 siswa serta SMAN 1 Kendari yang pesertanya 370 siswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, Makmur SPd MPd, mengatakan, dalam rangka mensukseskan program nasional UN online itu, Kota Kendari diberi kepercayaan dari pemerintah pusat untuk menjajaki sistem evaluasi terbaru ini.

Ia menjelaskan, CBT adalah suatu alat evaluasi UN yang berbasis komputer yang dilakukan secara online. Model CBT ini sengaja diterapkan pada ujian di tahun ajaran 2014-2015 untuk tingkat SMP,SMA dan SMK sederajat. Hal ini dilakukan agar masyarakat memiliki pengetahuan terkait pemanfaatan teknologi sebagai media belajar, sumber informasi serta alat evaluasi pendidikan khususnya UN.

“Kami telah menunjuk ketua panitia untuk menyelenggarakan UN tahun ini, baik menggunakan CBT maupun LJK. Kedua sekolah yang ditunjuk telah siap karena memenuhi kriteria berupa terdapat komputer, jaringan internet dan intranet,” katanya.

Ia mengungkapkan, kedua sekolah yang menjadi model itu adalah sekolah yang diusulkan dan telah dinyatakan layak oleh panitia pusat. Adapun terkait jumlah komputer di sekolah bersangkutan Dinas Kota telah mengusulkan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra dan pemerintah pusat untuk diberikan tambahan unit komputer yang sesuai spesifikasi.

Terkait dengan sistematika UN CBT, Darwis selaku Ketua panitia UN Kota Kendari saat ditemui di ruangannya mengatakan, tidak ada perbedaan paket soal antara UN versi CBT dan LJK. Mekanisme pelaksanaan UN CBT akan dilakukan secara bergiliran dengan paket soal yang akan berganti antara peserta di shif sebelum dan sesudahnya.

Hal ini, kata dia, bertujuan untuk meminimalisasi kecurangan yang acapkali terjadi saat UN berlangsung. UN CBT akan dilakukan serentak terkecuali untuk tingkat SMA yang dilakukan lebih awal dibanding versi LJK. Rencananya UN CBT akan dilaksanakan serentak secara nasional mulai pada 7 – 14 April 2015. Setiap komputer akan digunakan oleh 3 siswa tiap harinya.

Ketika ditanya terkait anggaran pelaksanaan UN versi CBT dan LJK di tahun ini, Darwis enggan menyebut nominal. Sosok murah senyum ini hanya menyebutkan bahwa anggaran UN telah ditetapkan dan bersumber dari APBD.
Terkait dengan persiapan UN CBT, Darwis mengaku telah memberikan pendampingan dan bimbingan pada sekolah piloting serta akan membantu persiapan oprator sekolah agar menguasi aturan main CBT.

“Kita berharap, peserta UN agar mempersiapkan diri belajar. Kalau perlu waktu bermalam minggu, ke pantai dikurangi, termasuk waktu untuk valentine,” katanya tersenyum. (p9/c/jie)

To Top