Beranda

Manajer Baru Disambut Listrik Padam

*Manajer PLN Area Kendari Berganti

ilustrasi

ilustrasi

KENDARI, BKK – Beberapa bulan terakhir ini, Kota Kendari sering terjadi pemadaman listrik. Krisis listrik menjadi alasan. Kadang-kadang pula alasan gangguan alam. Wallahu a’lam.

Entah ada hubungannya antara pemadaman serta janji menormalkan jaringan yang tak kunjung terealisasi, dengan pergantian manajer. Yang pasti, Rabu (28/01) lalu, terjadi pergantian di pucuk pimpinan PLN Area Kendari.

Manajer PLN Area Kendari yang lama, Ikhwan Fahri, dipindahkan ke PLN Area Marunda, Jakarta Timur, digantikan Abdul Maulah dari PLN Area Merauke. Acara ramah tamah pun dilakukan di sebuah rumah makan di Kota Kendari.

Ikhwan Fahri menampik jika pergantiannya berhubungan dengan kondisi listrik Kendari. Menurutnya, proses pergantian tidak ada hubungan dengan kontribusi yang diberikan terhadap PLN Area Kendari.

Pasalnya, Ikhwan hanya mengatasi persoalan gangguan jaringan, sementara penyebab krisis listrik disebabkan mesin pembangkit listrik yang sudah tua, dan masih kurangnya pembangkit listrik.

“Tidak ada hubungan dengan kinerja saya selama menjadi manejer PLN Area Kendari dengan pergantian ini. Sebab masa jabatan saya memang sudah dua tahun. Dan walaupun di sana status saya sama yaitu tetap sebagai manejer, tetapi lebih tinggi dibanding di sini. Kalau penyebab krisis listrik Kota Kendari itu akibat mesin pembangkitnya, dan yang menangani itu bukan manajer melainkan ada teknisi yang membidanginya,” ujarnya.

Tentang krisis listrik, Ikhwan berpesan, seharusnya desakan dilayangkan ke pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk secepatnya ikut andil dalam masalah krisis listrik di Kota Kendari untuk membantu mengatasi masalah yang ada seperti persoalan Gardu Induk dan Transmisi kelistrikan, serta yang utama adalah penambahan pembangkit listrik.

“Kalau masalah ini sudah dituntaskan dengan bantuan pemkot, maka saya percaya bahwa krisis listrik yang ada di Kota Kendari bisa teratasi dan tidak akan ada lagi keluhan masyarakat tentang pemadaman lampu,” tuturnya.

Pergantian tampuk pimpinan di tubuh PLN Kendari mengundang ironi. Manajer baru pengganti Ikhwan Fahri, Abdul Maulah, yang diharapkan dapat membawa angin segar bagi perkembangan kelistrikan di Kota Kendari, malah disambut dengan listrik padam.

Betapa tidak, pada Rabu (28/01) malam atau Kamis (29/01) dinihari, beberapa jam setelah serah terima jabatan, listrik di wilayah Baruga dan sekitarnya, padam total. Entahlah, mungkin gangguan alam lagi.

Kendati demikian, Abdul Maulah, Manejer baru PLN Area Kendari, sudah memiliki master plan. Hanya saja, lagi-lagi, saat dihubungi melalui selulernya, Kamis (29/1), sebagai manajer, Abdul hanya fokus pada persoalan jaringan. Menyangkut krisis listrik, itu bukan bagiannya. Jawaban itu ada di Pemerintah Kota Kendari seperti dikatakan Ikhwan.

“Saya telah menyiapkan master plan baru dalam kepemimpinanku sebagai Manajer PLN Area Kendari. Kalau soal krisis listrik tetap akan saya tangani, walaupun subtansinya saya hanya soal jaringan. Tetapi bagian pembangkit tetap dibawah kepemimpinanku sehingga tetap melekat tanggung jawab untuk menyeleseikan persoalan tersebut,” ujarnya.

Untuk memperbaiki krisis listrik, dirinya akan mencoba berkoordinasi terlebi dahulu dengan bagian yang menangani pembangkit untuk melihat langkah-langkah apa yang telah disiapkan pada tahun 2015 dalam proses penanganan krisis listrik di Kota Kendari. Mengingat dirinya juga masih baru, sehingga butuh adaptasi. (p5/b/jie)

To Top