Arena

Olahraga Krisis Perhatian Pemerintah

*100 Hari Kerja Jokowi

JAKARTA, BKK – Taufik Hidayat merupakan satu dari sejumlah figur olahraga Indonesia yang prihatin terhadap perhatian pemerintah. Pada 100 hari pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, olahraga jadi urusan kesekian.

Pemerintahan Jokowi-JK belum menjadikan olahraga sebagai prioritas dalam program kerjanya. (Foto: net)

Pemerintahan Jokowi-JK belum menjadikan olahraga sebagai prioritas dalam program kerjanya. (Foto: net)

Mungkin sekali dua kali, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga sudah ‘blusukan’ ke beberapa cabang olahraga. Namun legenda bulutangkis itu tak melihat ada kelanjutan dan implementasinya.

“Pemerintah harus ada kelanjutan program, jangan cuma kunjungan atau rencana tapi juga perwujudannya, implementasi di bawahnya bagaimana,” ujar Taufik.

“Apalagi sekarang jelang Asian Games (2018) di mana kita tuan rumahnya. Tapi kenapa perhatian pemerintah enggak ada gaungnya lagi? Begitupun soal kesejahteraan atlet dan mantan atlet berprestasi,” tambahnya.

Kemenpora sedianya sudah membentuk Tim Sembilan sebagai kepanjangan tangan guna membenahi olahraga Indonesia, khususnya sepakbola. Seolah mengamini kritik banyak pihak, Taufik juga merasa kalau Tim Sembilan justru hanya memberi perhatian pada sepakbola.

“Tim sembilan kan isinya orang politik semua, beda kalau diisi mantan atlet atau orang-orang yang benar-benar mengerti olahraga,” imbuh pengoleksi emas Olimpiade Athena 2004 tersebut.

“Saya juga sebenarnya bingung, itu tim sembilan (tujuannya) buat apa? Apakah hanya untuk sepakbola atau memang olahraga lain juga? Saya pribadi berharap tujuan mereka untuk pembenahan olahraga lain,” tuntas Taufik. (bs)

To Top