Tarif Angkot Akan Ditinjau Kembali – Berita Kota Kendari
Beranda

Tarif Angkot Akan Ditinjau Kembali

*Khusus untuk Pelajar SD dan SMP

KENDARI, BKK – Keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari yang telah menurunkan tarif angkot ternyata menimbulkan keresahan baru. Kali ini berasal dari konsumen pengguna jasa angkutan umum untuk kategori pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).

pete2Sebelumnya Pemkot Kendari telah memutuskan untuk tarif angkot kategori  pelajar SD dan SMP sebesar Rp 1.000. Namun hal itu dinilai oleh beberapa kalangan, baik dari orang tua siswa (SMP), Organda dan juga para sopir angkot, yang menilai  keputusan itu kurang  tepat.

Wakil Wali Kota Kendari, H Musadar Mappasomba SP MP, saat ditemui diruang kerjannya, Senin (26/1), mengatakan, dirinya baru mendapatkan laporan tentang keluhan beberapa konsumen pengguna jasa angkot yang berada di Kota Kendari, yang meminta ditinjau kembali soal tarif angkot khusus untuk penumpang ketegori SMP.

“Tadi saya sudah dapat laporan, selain dari Organda dan PO juga ada keluhan dari para orang tua siswa SMP, para orang tua ini khawatir anak mereka tidak diangkut kalau tarif untuk siswa SMP itu Rp 1.000,” jelasnya.

Dirinya juga mengatakan, dengan adanya laporan seperti itu, maka Pemkot beserta pihak-pihak yang berkaitan  akan segera meninjau kembali soal tarif angkot, khusus untuk siswa SD dan SMP.

Hari Selasa 27 Januari 2015 kita sudah putuskan waktunya untuk membicarakan kembali soal tarif angkot SD dan SMP, dan tidak apa-apa kita masukan untuk pelajar SMP itu Rp 2.000,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan dan Informatika, Kota Kendari, Sjarif Sajang, saat ditemui awak media, Senin (26/1), juga mengatakan telah mendapatkan laporan dari beberapa pihak yang berkaitan dengan tarif angkot. Dan dari pihak Dishub juga mengakomodir keluhan tersebut yang selanjutnya akan di tinjau dan di bahas bersama.

Saya rasa kekhawatiran para orang tua siswa SMP itu wajar saja, dan wajar sekiranya tarif baru yang berlaku itu untuk SD Rp 1,000, SMP Rp.2.000, SMA/Mahasiswa Rp 3.000 dan umum Rp 4.500, tapi keputusannya akan kita bicarakan dulu dan secepatnya,” jelasnya.

Berbeda dengan Kadishub Kota Kendari, Ketua Organda Cabang Kendari, Rahmat Buyung, mengatakan para sopir angkot mengeluhkan dengan tarif yang diberikan untuk siswa SMP sesuai keputusan rapat sebelumnya hanya Rp 1.000, dan meminta tarif angkot kategori siswa SMP disamakan dengan tarif pelajar SMA dan mahasiswa.

“Sopir juga keberatan dan enggan mengambil penumpang SMP kalau cuma seribu, mau mereka tarif angkot untuk SMP disamakan dengan tarifnya dengan siswa SMA atau mahasiswa yaitu Rp 3.000,” jelasnya.

Alasan para sopir dan pemiliki angkot, lanjut dia, siswa SMP sudah masuk dalam kategori remaja dan mengambil tempat duduk sendiri, sama seperti penumpang lainya.

“Persoalannya masalah tempat, kalau SD kan masih bisa dipangku-pangku, tapi kalau SMP, harus duduk sendiri, pastilah makan tempat dan berdampak juga dengan pendapatan,” tutupnya. (p8/c/jie)

To Top