Kondisinya Kian Memprihatinkan – Berita Kota Kendari
Beranda

Kondisinya Kian Memprihatinkan

KENDARI, BKK – Sejak keluar dari RSUP Bahteramas pada Jumat (23/01), kondisi Baria semakin hari kian memprihatinkan. Ibu sebatang kara yang menderita lumpuh sebelah badannya (sroke) itu kini terbaring lemah di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sultra.

Direktur Rumah Sakit Jiwa, Sultra, Muhammad Ridwan, saat melihat secara langsung Ibu Baria di ruang perawatan RSJ Sultra, Senin (26/01). Rencananya, Selasa (27/01) hari ini pemerintah Kota Kendari akan membawa ibu sebatang kara itu ke RS Abunawas untuk mendapakan perhatian serius. (foto:wiwid/bkk)

Direktur Rumah Sakit Jiwa, Sultra, Muhammad Ridwan, saat melihat secara langsung Ibu Baria di ruang perawatan RSJ Sultra, Senin (26/01). Rencananya, Selasa (27/01) hari ini pemerintah Kota Kendari akan membawa ibu sebatang kara itu ke RS Abunawas untuk mendapakan perhatian serius. (foto:wiwid/bkk)

Vivi Fatmawaty Ali, seorang pegiat sosial yang membantu mengurusi pengobatan ibu Baria, kepada para awak media, Senin (26/1), mengatakan, kondisinya semakin hari semakin memprihatinkan, kondisi badan yang tadinya agak sedikit berisi saat ini kurus kering.

Vivi mengatakan, kondisi ini sudah terjadi sejak pihak RSU Bahtramas mengkonfirmasi untuk segera memulangkan pasien atas nama Ibu Baria, dengan alasan pihak dokter yang menangani sudah mengizinkan untuk dibawa pulang dan menjalankan pengobatan berjalan.

“Kalau kita lihat faktanya, kondisi ibu ini sebenarnya belum sembuh, dia masih tidak bisa apa-apa, setidaknya dirawat sampai kondisi fisiknya bisa sehat dulu, walaupun tidak sepenuhnya, setidaknya fisik dulu, tapi kenapa pihak rumah sakit sudah mengeluarkannya,” keluhnya.

Memang, menurut pantauan beberapa awak media, pada Senin 26 Januari 2015, yang menjenguknya di RSJ Sultra, kondisi ibu Baria masih sangat lemas dan memprihatinkan.

Direktur Rumah Sakit Jiwa, Sultra , Muhammad Ridwan, juga mengatakan kondisi ibu Baria memang masih membutuhkan perawatan yang intensif di rumah sakit, karena melihat kondisi fisiknya yang belum stabil.

“Masih perlu perawatan. Selain depresi, penyakit stroke yang dideritanya juga membuat kondisi fisiknya menurun,” jelasnya.

Ridwan mengatakan, ibu Baria butuh penanganan serius dan komperensif baik dari pihak rumah sakit jiwa maupun dari rumah sakit umum seperti Bahteramas.

“Jadi harus dapat penangan yang komperensif. Kalau masalah kesehatan jiwanya nanti dokter dari RSJ yang tangani dan soal penyakit stroke-nya yang tangani dokter umum dari rumah sakit yang ada,” terangnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai hal ini, pihak RSU Bahtramas, melalui Hubungan Masyarakat (Humas) RSU Bahtramas, Masita, mengatakan, pihak rumah sakit mengeluarkan Baria karena telah mendapat keterangan dari dokter yang menanganinya sudah memperbolehkanya untuk pulang dan melakukan perawatan berjalan.

“Kita dapat keputusan dari dokternya, katanya kondisinya sudah membaik dan bisa dirawat jalan. Tapi kalau mau disembuhkan total seperti semula, ya rasanya sulit dan membutuhkan waktu lama,” katanya. (p8/b/jie)

Click to comment
To Top