Beranda

Manajemen PT Darma Indah Akan Dipanggil Paksa

KENDARI, BKK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, meminta dengan tegas kepada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Kota Kendari untuk menyelesaikan persoalan yang ada di Perseroan Terbatas (PT) Darma Indah.

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Kendari, Husen Mahmud, saat memimpin rapat dengar pendapat (RDP), Senin (26/1), terkait nasib dua karyawan PT Darma Indah yang dimutasi tanpa sebab dan tidak dibayarkan gajinya selama tiga bulan.

Husen menyatakan, apabila Disnakertransos tidak dapat menyelesaikan masalah tersebut maka DPRD akan merekomendasi untuk mencabut izin perusahaan itu.

“Soalnya, kasian kan, mereka sudah kerja bercucuran keringat tapi gajinya ditahan. Lalu mutasinya juga tidak sesuai prosedur,” kata Husen.

Perwakilan LSM Samudra Sulawesi Tenggara, Alimudin, yang hadir dalam hearing itu, mengatakan, pihaknya terpaksa mengadukan persoalan ini ke dewan karena dua karyawan, yaitu, La Ode Faris dan Jaya, dimutasi pihak manajeman ke Kupang tanpa melalui prosedur.

Selain itu, gaji keduanya tidak dibayarkan selama tiga bulan. Menurut Alimuddin, hal itu melanggar Undang-Undang No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan pasal 169 ayat 1 poin c dan f.

“Kok bisa ada mutasi tanpa sepengetahuan yang bersangkutan dan tanpa ada alasan yang jelas. Parahnya lagi, selama tiga bulan gaji mereka tidak dibayarkan. Padahal, tugas dan tanggung jawab mereka telah dikerjakan,” terangnya.

La Ode Faris membenarkan mengenai masalah itu. Dia mengaku tidak mengetahui apa yang menjadi alasan dari perusahaan memutasi dan menahan gajinya selama tiga bulan.

Menanggapi masalah itu, seorang pengawas pada Disnakertransos Kota Kendari, Hj Asnia Nidi, mengatakan, apa yang menjadi tuntutan dari karyawan memang benar adanya. Pihak Disnakertransos telah dua kali memanggil pimpinan dari perusahaan ini, namun belum ditanggapi.

Untuk itu akan ada pemanggilan secara paksa yang akan dilakukan agar persoalan tersebut dapat terselesaikan.

“Sudah dua kali kami memanggil pimpinan perusahaan PT Darma Indah untuk meminta menyelesaikan persoalan dua karyawan yang dimutasi dan tidak mendapatkan gaji selama tiga bulan namun tidak pernah diindahkan oleh pimpinan perusahaan tersebut,sehingga untuk yang ketiga kalinya ini kami akan memanggil secara pakasa,” ujarnya. (p5/b/jie)

To Top