Dewan Nilai PLN Ingkar Janji – Berita Kota Kendari
Beranda

Dewan Nilai PLN Ingkar Janji

KENDARI, BKK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) menilai Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Kendari ingkar janji karena pemadaman lampu di Kota Kendari belum juga berhenti.

PLN Kendari

PLN Kendari

Hal ini diungkapkan anggota Komisi III DPRD Sultra Iqbal Abdullah Bafadal. Sebelumnya, ungkap dia, PLN Cabang Kendari pernah berjanji tidak akan terjadi lagi pemadaman lampu per Desember 2014. Namun kenyataannya, pemadaman terus terjadi di beberapa wilayah di ibu kota Sultra.

“Bahkan semalam terjadi pemadaman. Saya anggap PLN tidak tepati janji. Dia janjikan Desember sudah tidak ada lagi pemadaman, tapi hari ini masih terjadi,” keluh Iqbal saat ditemui wartawan koran ini di ruang kerjanya, Senin (26/1).

Kendala yang dihadapi PLN, lanjut politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, harusnya disampaikan ke dewan untuk dibicarakan. Sebab, kalau alasan pemadaman karena kerusakan mesin sudah sering disampaikan kepada kami.

“Sekarang apa lagi masalahnya. Kita pertegas saja apa masalahnya. Harusnya, kalau ada pemadaman seperti ini kami dikonfirmasi juga,” harapnya.

Pemdaman listrik ini, lanjut Iqbal, menjadi pertanyaan beberapa warga yang tinggal di lingkungannya. Ia mengaku, kerap ditanyakan oleh masyarakat tentang tanggung jawab dewan mengatasi krisis listrik yang terjadi di ibu kota provinsi.

“Memang saya selalu dengar dari beberapa warga di lingkungan saya yang mengeluhkan listrik. Saya juga sering ditanya,” akunya.

Rencananya, lanjut Ketua Fraksi Gerindra ini, pihaknya akan membicarakan terlebih dahulu dengan seluruh anggota komisi III untuk menjadwalkan pemanggilan selanjutnya kepada manager PLN mengklarifikasi seringnya pemadaman listrik.

“Kalau perlu kita hearing kembali,” katanya.

Rencananya, pemanggilan terhadap manajemen PLN akan dilaksanakan setelah reses yang dimulai 30 Januari 2015.

“Kalau sebelum hearing sudah ada perbaikan kita tidak akan panggil. Kalau masih terjadi mati lampu, maka kita harus lakukan hearing,” tuturnya.

Sementara itu, Manajer PLN Cabang Kendari, Ikhwan Fahri mengaku, pemadaman lampu terjadi karena adanya kerusakan pada salah satu pembangkit di Kota Kendari.

“Terjadi kerusakan pembangkit sewa goltens di PLTD Poasia,” singkatnya melalui pesan singkatnya. (cr1/c/jie)

To Top