Tarik Ulur Soal Gaji, Penyerahan PNS Batal – Berita Kota Kendari
Headline

Tarik Ulur Soal Gaji, Penyerahan PNS Batal

RAHA, BKK – Gara-gara belum ada kesepakatan masalah pembayaran gaji antara PNS Pemkab Kabupaten Muna ke Muna Barat, akhirnya penyerahan PNS dari Muna ke Munbar, yang seharusnya digelar, Kamis (15/1) malam batal. Padahal penyerahan PNS ini sudah mendapat persetujuan dari DPRD Muna, untuk menyerahkan sebanyak 1.592 personil PNS ke Munbar.

Ilustrasi

Ilustrasi

Kegiatan penyerahan yang semula diagendakan Kamis malam (15/1) batal teralisasi lantaran kedua kepala daerah, Muna dan Munbar belum menemui kata sepakat soal pembayaran gaji 1.592 pns yang masih menjalankan tugas di Pemkab Muna pada 1 Januri 2015.

Pj Bupati Muna, LM Rajiun Tumada Ilaihi dan Wakil Bupati Muna, H Abdul Malik Ditu bertemua membahas gaji dan penyerahan PNS berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Muna berlangsung alot. Kedua pimpinan daerah itu tidak memiliki kesepakatan, akhirnya sepakat menunda penyerahan 1.592 PNS tersebut sebelum dilakukan konsultasi ke BPK dan BPKP.

Malik Ditu menjelaskan, Pemkab Muna tidak menganggarkan lagi gaji 1.592 personil PNS yang akan pindah ke Munbar dalam APBD Muna 2015. Namun ironisnya para PNS ini masih menjalankan tugas di Muna. Sedangkan Muna Barat mau membayar gaji PNS untuk bulan Februari.

Yang menjadi persoalan, siapa yang akan membayar gaji PNS pada bulan Januari ini. Perbedaan persepsi inilah yang akan dikonsultasikan ke kabupaten ke BPK dan BPKP. Lebih baik jika dikonsultasikan dulu baru dibayar, jangan setelah dilakukan pembayaran baru dikonsultasikan,” jelas Malik Ditu.

Menurut Malik Ditu, Pemkab Muna bersama Pemkab Mubar akan berangkat konsultasi ke BPK dan BPKP Sultra. “Besok bagian keuangan dari Muna dan Munbar akan berangkat bersama untuk konsultasi, agar persoalan ini seceaptnya selesai. Kita jangan berpolemik lagi soal penyerahan PNS ini,” tambah Malik Ditu.

Sementara itu, Pj Bupati Mubar, LM Rajiun Tumada Ilaihi mengatakan pihaknya telah mengutus Kepala Dinas PPKAD Mubar, Zakaruddin Saga untuk berkonsultasi ke BPK dan BPKP Sultra.

“Saya kira ini adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan pembayaran gaji saudara-saudara kita yang akan pindah di Mubar,” terang Rajiun seraya mengatakan bahwa sudah tiga hari dirinya didatangi para PNS yang pindah ke Munbar mempertanyakan, pembayaran gaji mereka.

Namun demikian katanya Pemkab Mubar telah menyediakan anggaran pembayaran gaji PNS dalam APBD Munbar tahun 2015, sesuai prediksi jumlah PNS yang akan dipindahkan. “Hal inilah yang akan kita konsultasikan bersama, apakah gaji mereka Munbar yang bayar, atau Pemkab Muna,” jelas orang nomor satu di Muna Barat ini. (k1/b/lex)

To Top