Bisnis & Ekonomi

Kedai Kopi Bongkar, Membongkar Kebiasaan Umum Penikmat Kopi Lokal

KENDARI, BKK – Kedai Kopi Bongkar yang dibangun Hasan Basri boleh dikata baru seumur jagung, berdiri pada November 2013. Namun, dalam dunia saing bisnis kedai kopi, ia tidak ketinggalan. Mulai dari desain kedai hingga , cara menyajikan, dan juga pelayanan.

Dari segi penamannya kedai ini memiliki cerita tersendiri. Dulunya usulan dari para sahabat untuk memberikan nama Kedai Perjuangan. Seiring berjalannya waktu, ada masalah dalam pengurusan surat izin pendirian bangunannya. Munculah inspirasi untuk memberikan nama Bongkar.

“Kalau saat mengurus izin tidak ada hambatan, mungkin namanya adalah kedai kopi perjuangan. Tetapi masalah itu juga memberikan inspirasi baru bagi saya untuk menggantinya dan mematenkan menjadi Kedai Kopi Bongkar. Ini juga agar lebih mudah dikenal oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, dalam menjaga pelanggan agar tidak kalah saing dengan warkop lain, ia menggunakan skrip Vietnam yang merupakan ciri khas tersendiri warkop ini. Desain ruangan dibuat ala luar negri, jenis kopinya arabika, dipesan dari Malang.

Tersedia infocus yang dapat digunakan saat nonton bareng pertandingan sepakbola untuk para pelanggan, gratis hotspot, bahkan sampai ruang meeting tertutup pun disipkan.

Tetapi yang paling utama dari semua strategi itu untuk menjaga pelanggan adalah keramahan dari pelayan, yang mampu menghipnotis pengunjung untuk berlangganan, dan membuatnya duduk berjam-jam.

“Ada banyak cara yang saya lakukan untuk menjaga pelanggan agar bisa tetap nyaman berada di kedai kopi kami. Karena, dalam dunia persaingan bisnis, pelanggan ibarat raja yang harus bisa dipuaskan. Selain strategi dari penyedian yang menjadi kebutuhan pelanggan, pelayan juga harus selalu ramah, sopan, dan mampu menjaga sikap mereka kepada pengunjung,” ujarnya.

Siti Nurbaya (22), salah satu pelayan di Kedai Kopi Bongkar mengatkan, ada banyak pilihan menu istimewa yang ditawarkan di kedai ini. Misal, jus sirsak, jus apael, dan jus alpukat, kopi hitam, kopi susu, dan susu telur madu jahe (STMJ).

Kalau menu makannya, pelanggan juga bisa menikmati nasi ayam kampung, nasi ayam biasa, pisang goreng keju, dan ubi goreng.

“Kalau menu yang paling banyak dinikmati pelanggan adalah kopi susu dan kopi hitam. Sebab, ada keistimewaan tersendiri dari penyajiannya yaitu menggunakan skrip Vietnam. Tapi, menu lain juga tidak pernah dilewatkan oleh pelanggan,” uajrnya.

Ara Mangori, pelanggan setia Kedai Kopi Bongkar juga menambahkan, memang kedai ini memiliki keistimewaan tersendiri. Selain itu, kata dia, menunya juga sangat lengakap, sehingga apa yang menjadi kebutuhan pelanggan semua tersedia di sini.

“Ini kedai yang paling lengkap menunya. Kalau makan tinggal pesan, kalau mau minum jus tinggal pesan, kalau mau ngopi apalagi! Ada gaya Vietnamnya loh! Suasananya juga mendukung, pelayannya juga mantap, dan sopan. Siapa tidak mau betah? Wajar kalau punya nilai tawar tersendiri ini Kedai Kopi Bongkar. Semua tersedia, apalagi nongkrong saat nonton bola pasti rame,” tutupnya. (p5)

To Top