Awal Pahit Dua Raksasa – Berita Kota Kendari
Arena

Awal Pahit Dua Raksasa

Tahun baru penuh kejutan. Selain kekalahan Chelsea atas Tottenham Hotspur di Premier League pada hari pertama 2015, di La Liga ada dua raksasa yang mengawali tahun ini dengan rasa pahit.

laligaReal Madrid dan Barcelona kompak mengawali tahun ini dengan menuai kekalahan. Entah belum panas lantaran baru menikmati liburan musim dingin, atau dari lawan-lawannya yang memiliki ambisi khusus.

Diawali dengan Madrid yang datang ke Mestalla markas Valencia. Bermodalkan 22 kemenangan beruntun, plus baru saja menggenggam trofi Piala Dunia Antarklub di Maroko lalu, rasa percaya diri untuk meraih tiga poin diemban para punggawa Los Blancos.

Nyatanya, di lapangan si Kelelawar Mestalla melayani peraih Liga Champions musim lalu dengan ambisi besar. Ya, mematahkan rekor 22 kemenangan beruntun yang ditorehkan skuad Carlo Ancelotti ini.

Madrid pun sempat unggul di babak pertama melalui penalti yang dicetak Cristiano Ronaldo pada menit ke-14. Namun sang tuan rumah, membayar tunai dengan dua gol yang dicetak Antonio Barragan pada menit 52 dan Nicolas Otamendi 13 menit berselang.

Jelas kekalahan ini sangat menampar El Real. Selain gagal melanjutkan rekor 22 kemenangan beruntun di semua ajang, Iker Casillas cs gagal meregangkan jarak dari dua pesaingnya, Barcelona dan Atletico Madrid.

Sayangnya, kekalahan Madrid di Mestalla gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Barcelona. Klub yang paling dekat dengan El Real ini juga harus menderita kekalahan 1-0 di jornada ke-17 mereka saat meladeni tuan rumah Real Sociedad. Apesnya lagi, gol tunggal kemenangan Sociedad dicetak oleh pemain Barca sendiri, Jordi Alba pada menit kedua.

Pada partai tersebut, ada yang patut dicermati dari keputusan pelatih Luis Enrique. Mantan entrenador Celta Vigo itu dengan sengaja mencadangkan dua megabintang-nya, Lionel Messi dan Neymar da Silva Jr.

Kedua bintang tersebut baru diturunkan Enrique pada babak kedua, yang sayangnya tak bisa membantu Barca terhindar dari kekalahan. Sekaligus, membuat Blaugrana melanjutkan rasa penasaran mereka yang selalu gagal menaklukkan Estadio Municipal de Anoeta sejak 2007.

Di saat dua raksasa La Liga tuai hasil minor, Atletico Madrid tuai ancaman. Si pemegang titel La Liga musim lalu ini mulai menempel ketat Madrid dan Barca. Skuad asuhan Diego Simeone ini bukan hanya menyamai poin Barca, tetapi kini mereka hanya terpaut satu poin dari si pemilik Singgasana La Liga, Real Madrid.

Penyebabnya adalah, torehan kemenangan 3-1 Atletico Madrid atas Levante di hari sebelumnya. Di mana dua gol dari Antoine Griezmann, plus satu gol Diego Godin membuat Atletico penuh percaya diri mempertahankan gelar La Liga mereka pada musim ini.

Pada klasemen sementara La Liga hingga jornada ke-17, Madrid tetap memimpin klasemen dengan 39 poin. Barca menempati posisi dua, meski memiliki poin sama dengan Atletico dengan 38 poin. Skuad Luis Enrique menang selisih gol dengan Los Rojiblancos.

Meski telah memasuki pekan ke-17, justru La Liga lebih ramai peta persaingannya. Penyebabnya adalah Valencia dan Sevilla yang mulai menemukan konsistensi mereka sehingga berhasil menempati posisi empat dengan lima sejauh ini.

Valencia yang kini hanya terpaut lima poin dari Madrid, terus menuai hasil positif. Dalam tiga partai terakhir, skuad asuhan Nuno Espírito Santo mampu merangkumnya dengan kemenangan. Terakhir kali mereka kalah, ketika menjamu Barcelona pada awal Desember 2014 dengan skor tipis 1-0 di Mestalla.

Senada dengan Kelelawar Mestalla, Sevilla yang awalnya mengawali musim dengan inkonsiten, kini mulai menambah koleksi poin mereka. Kini besutan Unai Emery ini telah mengoleksi 33 poin, atau hanya tertinggal enam poin dari El Real. Patut disimak bagaimana persaingan La Liga dalam kurun waktu kurang dari lima bulan mendatang. (bs)

Click to comment
To Top