BKD Dapat Kuota CPNS 2015 – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

BKD Dapat Kuota CPNS 2015

pendaftaran cpns 2015Kendari – Meski pemerintah melakukan moratorium PNS mulai tahun 2015, namun  Pemprov Sultra optimis bisa menyelenggarakan penerimaan. Tentunya  harus memenuhi ketentuan, seperti  belanja PNS dalam struktur APBD maksimal 25 persen. Bagi Pemda yang tidak memenuhi syarat, maka jangan berharap mendapat kuota CPNS tahun 2015.

Untuk Pemprov Sultra, peluang mendapatkan kuota CPNS tahun 2015 sangat terbuka lebar. Selain pemerintah telah memasukan hasil analisis jabatan selama 5 tahun, belanja pegawai lingkup Pemprov hanya 23 persen. Tak mengherankan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra cukup optimis kembali mendapat kuota CPNS tahun 2015.

“Sesuai dengan analisis jabatan dan formasi PNS, Pemprov masih membutuhkan pegawai sekitar 729 orang. Hanya saja, kebutuhannya tidak sebesar itu lagi. Karena tahun 2014 lalu Pemprov telah menerima kuota sebanyak 129 formasi. Apalagi hasil konfrimasi dengan BPKAD Sultra, total belanja pegawai tahun depan hanya pada kisaran 23 persen,” kata Kepala BKD Sultra, Hj Nur Endang Abbas kemarin.

Angka 729 diperoleh dari perhitungan angka PNS yang pensiun dan formasi jabatan. Yang angkanya harus berada pada zero grout. Jadi jumlahnya tidak asal ditentukan. Makanya, proses perekrutan CPNS berbeda dengan sebelumnya. Bila biasanya SKPD yang menyerahkan kebutuhan formasi. Namun kini, melalui rujukan analisis jabatan dan kebutuhan pegawai. Nantinya, formasinya akan ditentukan langsung oleh Kemen PAN-RB.

Khusus formasi yang peminatnya masih kurang kata wanita ramah ini, pemerintah akan memberikan pengecualian. Seperti formasi dokter ahli paru dan jiwa yang kemarin belum terakomodir kemungkinan masih akan dibuka. Hanya saja, proses perekrutannya tidak lagi mensyaratkan dokter ahli. Kuotanya untuk dokter umum. Setelah itu, mereka akan di sekolahkan pemerintah. Bila tidak terakomodir lagi, daerah akan rugi. Sebab ada kemungkinan formasi tersebut akan dihapus.

“Bukan hanya tenaga dokter, namun juga pada tenaga penyuluh sosial. Sebab pada seleksi lalu formasi jabatan ini belum terpenuhi. Yang pasti, formasi yang sebelumnya belum terakomodir akan diusulkan kembali,” jelas mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sultra ini.

Mengenai jadwal pelaksanaan seleksi kata mantan Sekretaris Bappeda Sultra ini, pihaknya belum mendapat kepastian. Sebab hingga kini kebijakan mengenai moratorium PNS kerap berubah-ubah. Namun demikian Pemprov harus selalu siap atas segala kebijakan pemerintah. Jangan sampai Kemen PAN-RB memberikan kuota sementara pemerintah terkesan belum siap. (kn)

Click to comment
To Top