Unsur Pimpinan dan Fraksi Diketok – Berita Kota Kendari
Government

Unsur Pimpinan dan Fraksi Diketok

Tinggal Disahkan Kemendagri

KENDARI, BKK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menetapkan unsur pimpinan dan fraksi definitif masa bakti 2014-2019, Jumat (10/10).

dprd-sultra2-

Pimpinan sidang sementara, Abdurrahman Shaleh didampingi wakil pimpinan Wahyu Ade Pratama, langsung mengetok palu tanda penetapan, sesaat setelah Sekretaris DPRD Sultra, Nasruan, membacakan nama yang diusulkan partai masing-masing.

Berdasarkan surat keputusan nomor 165/729.DPRD Sultra, empat unsur pimpinan yang ditetapkan adalah. Ketua, diberikan kepada Abdurrahman Shaleh dari Partai Amanat Nasional (PAN). Sementara, wakil ketua, ditempati masing-masing, Wahyu Ade Pratama (Partai Golongan Karya), Muhammad Endang SA (Demokrat) dan Nursalam Lada (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan).

Sayangnya, Muhammad Endang tidak hadir dalam penetapan ini.

Di tempat yang sama, DPRD Sultra juga menetapkan alat kelengkapan fraksi. Di DPRD Sultra, ditetapkan tujuh fraksi. Dari tujuh fraksi ini, terdapat dua fraksi yang merupakan gabungan dari beberapa partai.

Pertama, Fraksi PAN Kebangkitan. Gabungan antara PAN dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Diketuai oleh Suwandi Andi dan Syamsul Ibrahim sebagai sekretaris. Selanjutnya, Fraksi Golkar dikomandoi Syahrul Beddu dan sekretarisnyam Sitti Nurlaila.

Fraksi ketiga adalah Demokrat. Partai berlambang mercy ini, dipimpin Nur Ikhsan Umar dan LM Taufan Alam sebagai sekretaris. Keempat, Fraksi PDIP. Yang bertindak sebagai ketua adalah Litanto dan Muhammad Djafar menjadi sekretaris.

Berikutnya, Muhammad Poli dan Rasyid, masing-masing sebagai ketua dan sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menetapkan Ikbal Abdullah Bafadal sebagai ketua dan Abustam Sebagai sekretarisnya.

Fraksi terakhir adalah Restorasi Bangun Nurani (RBN). Partai ini, gabungan dari partai kecil yang tidak memenuhi syarat pembentukan fraksi mandiri. Adalah Partai Hanura, Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Namun, belakangan fraksi ini menuai kontrofersi. Sebab, salah satu partai yang tergabung, PPP, memiliki dua rekomendasi dengan arah keputusan berkoalisi yang berbeda.

Untuk sementara, fraksi ini diketuai oleh Yati Lukman dari NasDem dan sekretarisnya Mardamin dari Hanura. (cr1/b/lex)

Click to comment
To Top